IHSG Ditutup Melemah 0,04% ke 7.080 Hari Ini (8/1), Simak Proyeksi untuk Kamis (9/1)

08 January 2025 18:13 WIB Kontan

Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada hari ini (8/1). Di mana, IHSG turun 0,04% atau 2,93 poin ke 7.080,35 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di mana, total volume transaksi bursa mencapai 16,5 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 9,2 triliun. Sebanyak 352 saham melemah. Ada 239 saham yang menguat dan 208 saham flat.

Direktur PT Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus melihat, IHSG masih cenderung melemah akibat melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). The Fed juga diprediksi tidak akan memangkas suku bunga di bulan Januari ini setelah rilis data-data ekonomi AS yang kuat.

Selain itu, masuknya Indonesia ke kelompok Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS) membuat ketidakpastian di pasar semakin banyak. 

“Sebab, Presiden Terpilih AS Donald Trump berencana untuk menaikkan sanksi tarif hingga 100% untuk anggota BRICS, yang mana ini memberikan sentimen negatif untuk pasar Indonesia,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (8/1).

Baca Juga: IHSG Turun 0,04% ke 7.080 pada Rabu (8/1), AKRA, TLKM, BMRI Top Gainers LQ45

Daniel melihat, sentimen untuk IHSG besok belum akan mendapat sentimen positif yang berarti. Pada perdagangan esok (9/1), IHSG pun diperkirakan masih akan bergerak melemah terbatas dengan support di sekitar 7.040 dan resistance di 7.100.

“Untuk besok, investor bisa mencermati saham PANI dengan target harga Rp 18.500 per saham dan AADI di Rp 8.800 per saham,” tuturnya.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, pergerakan IHSG hari ini cenderung volatil. Sentimen yang memengaruhi pergerakan hari ini adalah adanya kenaikan Obligasi US teno 10 tahun.

“Lalu, penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah dan pergerakan beberapa bursa global dan regional Asia yang cenderung terkoreksi,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (8/1).

Untuk besok, Herditya memperkirakan IHSG rawan melanjutkan koreksinya dengan support berada di level 6.993 dan resistance di 7.139 pada perdagangan besok.

 

“Sentimen untuk besok diperkirakan investor akan menanti kebijakan The Fed ke depannya dan rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia bulan Desember 2024,” paparnya.

Herditya menyarankan investor untuk mencermati pergerakan saham HOKI Rp 130 - Rp 140 per saham, SIDO Rp 610 - Rp 645 per saham, dan TOWR Rp 700 - Rp 730 per saham.

Selanjutnya: Simak Rekomendasi Saham DGNS, PTRO, MTEL Untuk Perdagangan Kamis (9/1)

Menarik Dibaca: Pebisnis Perempuan Indonesia Berinovasi Atasi Perubahan Iklim dan Ketahanan Pangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




The name field is required.
The comment field is required.

0 Komentar

Latest news sentiment of IDR

09 Jan 2025

Score:

-0.657

(Hawkish)


Word Cloud

Word cloud adalah representasi visual berdasarkan kata yang paling sering muncul dalam kurun waktu tertentu. Ini memberikan gambaran instan tentang kata kunci yang dominan dalam teks tersebut

Daily Market Watch BRI